Shop My Favorites

Happy day : pengalaman pertama keluar negeri

cr:pexels "Okay, baca doa. Pegang tangan gue. Tarik nafas pelan-pelan. You will be fine"  ujar Riri sesaat sebelum pesawat...

cr:pexels

"Okay, baca doa. Pegang tangan gue. Tarik nafas pelan-pelan. You will be fine" ujar Riri sesaat sebelum pesawat lepas landas. Malam itu, 7 tahun yang lalu pukul 00.35, saya dan sahabat saya-Riri akan pergi ke Manila untuk menonton konser band K-pop kesukaan kami. Perlu kalian ketahui, saya itu takut dengan ketinggian. Saya bahkan tidak pernah naik roller coaster sekalipun seumur hidup saya. Saya juga benci naik pesawat. Jika ingin berlibur, saya lebih memilih moda transportasi darat dibandingkan udara. Oleh karena itu, dulu saya juga tidak suka dengan traveling.

Kala itu Riri memberitahu saya bahwa K-pop band yang kami gilai akan menggelar konser di Manila. Tidak seperti belakangan ini, dimana K-pop band marak mengadakan konser di Indonesia. Saat itu, hampir mustahil untuk K-pop band datang ke Indonesia. K-pop adalah pilihan yang asing untuk remaja saat itu. Kami pun agag sungkan mengakui bahwa kami suka mendengarkan musik K-pop. K-pop was our guilty pleasure. Kami berpikir kapan lagi akan melihat langsung oppa-oppa yang kami idolakan jika tidak ke Manila saat itu. Kami tak menyangka bahwa beberapa tahun kemudian K-pop meledak di Indonesia. Dengan modal nekat, kami mencari cara membeli tiket konser tersebut. Setelah tiket konser didapat, kami segera booking tiket pesawat dan hotel.
Ini akan menjadi pengalaman pertama Riri ke luar negeri tanpa didampangi orang tua dan ini akan menjadi pengalaman pertama saya ke luar negeri. Riri ini suka banget jalan-jalan. Dari kecil dia sudah sering ke luar negeri bersama keluarganya. Beda dengan saya yang takut akan traveling. Oleh karena itu, kami sebenarnya agag khawatir sekaligus excited dengan trip ini.

Sesampainya di Ninoy Aquino International Airport, kami agak panik. Karena ini trip mendadak, kami bahkan tak sempat menyusun itinerary. Semuanya serba mendadak. Awalnya kami hanya ingin segera beristirahat di hotel dan bersiap ke Araneta Coliseum untuk menonton konser nanti malam. Tetapi alangkah beruntungnya kami karena supir taxy yang awalnya hanya akan mengantar kami ke hotel, mengajak kami berkeliling Manila dan Tagaytay City. Bapak supir taxy ini bahkan ikut turun dari taxy untuk menjelaskan berbagai tempat wisata yang kami kunjungi. Mr. Bong, how are you? We miss you!
Selama kami di Manila, kami hanya mengambil foto dengan bermodalkan handphone kami saja. Saat itu belum ada Instagram sebagai platform untuk pamer foto-foto bagus saat liburan. Tak terpikir oleh kami saat itu untuk mengambil gambar sayap pesawat melalui jendela pesawat atau foto-foto Outfit of The Day (OOTD) dengan latar belakang kota Manila yang indah layaknya anak muda masa kini. Kadang saat sedang bernostalgia, saya suka melihat kembali foto-foto yang kami ambil kala itu. Kualitas foto yang diambil sangatlah buruk. Gambarnya pecah dan warnanya pun tidak bagus. Ah, betapa bahagianya jika saya dapat membelikan kamera digital untuk Riri agar ia selalu dapat mengabadikan perjalanan dia dengan lebih baik.

Sebagai seseorang yang suka jalan-jalan, kamera memegang peranan yang sangat penting untuk mengambil foto-foto yang ciamik agar selalu dapat dikenang di kemudian hari. Sepanjang pengetahuan saya, Riri belum pernah memiliki kamera digital. Saya sudah mengenal dia lama sekali. Jadi, saya sebenarnya tahu alasan dia tidak mau memiliki kamera semacam kamera DSLR karena dia tidak mau direpotkan saat penggunaannya. Oleh karena itu, mirrorless camera lebih cocok untuk seorang Riri yang sibuk dan tidak mau ribet akan sesuatu hal. Saya yakin dia juga akan lebih mudah menggunakan kamera mirrorless daripada kamera DSLR. I know you, gurl! Hahahhaha.

Mirrorless camera dapat dibeli di Elevenia, situs belanja online yang sudah sangat terpercaya di Indonesia. Kalian dapat melihat semua review dari pembeli sebelumnya agar kalian tidak salah memilih barang. Selain itu, kalian juga dapat membeli barang sesuai dengan budget yang kalian miliki. Mengapa? karena Elevenia memiliki fitur menyortir barang berdasarkan harga.
Belanja di Elevenia juga mudah dan bisa dilakukan dimanapun dan kapanpun. Kalian tinggal download Elevenia di Google Play store atau App Store milik kalian. Jadi, kalian bisa browse dimana saja. Hati-hati ya karena hal ini dapat menyebabkan kecanduan. Saya sedikit-sedikit buka Elevenia buat window shopping hehehe.
BTW, saya dan Riri ini bagaikan air dan api. Kami justru sering bertolak belakang dalam mengambil keputusan atau menyikapi sesuatu hal secara general. Tapi mungkin itu charm-nya ya. Kami justru bisa saling melengkapi satu sama lain. Berawal dari keputusan spontan untuk menonton konser tersebut, sekarang saya jadi tertular virus traveling dari Riri. Terkadang memang mengambil keputusan spontan untuk traveling diperlukan agar kita dapat mengeksplor diri kita lebih jauh. Sekarang saya berhasil mengatasi ketakutan saya akan ketinggian. Setidaknya tahun lalu saya berhasil naik pesawat sendirian dan naik cable car. Mungkin sekarang saya belum berani untuk naik wahana-wahana yang menguras adrenalin, tapi setidaknya perasaan takut itu kini sedikit dapat diatasi. Pesan saya, jangan biarkan rasa takut menguasai diri kita dan akhirnya membuat kita menyesal di kemudian hari.
Ah, I love this girl to the moon and back. Kami bukan sepasang sahabat yang suka mengumbar kata-kata manis. Kami tahu bahwa kami saling menyayangi satu sama lain. Dia selalu membantu saya dalam keadaan apapun. Mungkin saya bisa menuangkannya dalam satu buku kali ya, jika ingin menceritakan apa yang Riri telah lakukan untuk membantu saya. Saya kadang lupa sama ulang tahun saya sendiri tapi saya tidak pernah lupa ulang tahun dia. Saya pun tidak hapal dengan nomer handphone saya, tapi saya hapal nomer HP dia. Aneh kan?!

Ri, dulu kita pertama kali bertemu saat masih remaja. Kita tahu ya Ri siapa pacar pertama kita, pacar kedua kita dan seterusnya sampai akhirnya dirimu menemukan pasangan hidupmu hehehe. Nanti kita rencanakan ya jalan-jalan bareng sama suami dan anak-anak kita. Kita berdua aja sering rempong ya?! Kebayang gag sih kalau travel bareng sama suami dan anak gimana rempongnya? Hahahaha but it will be so much fun tho!
Ri, gue berdoa semoga kita selalu diberikan kesehatan dan dikelilingi oleh orang yang sayang sama kita. Gue gag perlu hari ulang tahun buat berdoa untuk lo. Gue selalu berdoa untuk lo setiap saat. Thank you for coming into my life and changing my world. Terima kasih ya Ri sudah menjadi sahabat gue. Sampai nenek-nenek ya kita temenan~

photo sign_zpsqaqyukse.png

You Might Also Like

8 comments

  1. Kadang kalau pengen traveing harus spontan,
    pernah pengalaman direncanakan jauh-jauh hari, ujung2nya ga jadi, wkwkw..
    Jadi pengen jalan2 ke Manila, liat tuisan ini :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. ahhh aku sering banget itu batal krn kelamaan planning hehehe

      Delete
  2. Akhirnya jadi beli kamera mirrorless yang mana May ? seneng deh yang sudah pernah ke Manila, aku belum pernah hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. aku pengennya Fuji X-T2 atau Sony Alpha A7R II :D :D Nanti kalau lagi main ke Indo mampir mbak ke Manila hehehhehe

      Delete
  3. Wah senang ya jalan-jalan ke Manila. Kamusta manila, po?
    Salam,
    https://travel.andrewandfillia.com/

    ReplyDelete
  4. Dan saya menyesal sudah terlanjur beli DSLR dan tidak lama kemudian mirrorless menjamur. Mau minta ganti kok ya sungkan. Sekarang kalau pergi-pergi ya legowo memakai DSLR dulu. Kapan ke luar negeri lagi mba? :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak kan mahal dua-duanya :((((( emang teknologi yah ngeselin cepet bgt kemajuannya. aku next mau vietnam mbak :D doain yah!

      Delete

instagram